Rokok Elektrik 10 Kali Lebih Bahaya Daripada Rokok Kretek

Beberapa bulan ini muncul bahwa Rokok elektronik dianggap lebih aman daripada Rokok Kretek biasa. Namun, hasil temuan terbaru dari ahli kesehatan di Jepang ditemukan bahwa isi formalin dan asetaldehida dalam cairan beberapa dihasilkan cairan Rokok elektronik lebih berbahaya daripada Rokok Kretek biasa.

Penelitian ditugaskan oleh Kementerian kesehatan Jepang adalah menemukan karsinogen di uap dihembuskan setelah mengisap rokok yang disebut vape. Sebagai contoh isi formaldehida, zat yang biasa ditemukan di bahan konstruksi dan pembalseman cairan, lebih tinggi tingkat karsinogen dalam Rokok Merokok daripada biasa. Kemudian, asetaldehida juga ditemukan di tingkat yang lebih tinggi daripada Merokok tembakau.

BACA JUGA:  Bahan Alami untuk Obat Gatal dan Iritasi Kulit

Bahaya rokok elektrik

rokok-elektrik-bahaya

“Pada kenyataannya, di salah satu merek Rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen daripada Rokok Kretek biasa,” kata seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Dr Naoki Jepang Kunugita seperti dilansir Daily Mail.

Di Indonesia sendiri peraturan tentang Rokok elektronik sedang dikaji oleh pemerintah. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menghimbau negara-negara di seluruh dunia untuk melarang penjualan Rokok elektronik terutama untuk anak-anak, wanita hamil dan wanita usia produktif. Meskipun penelitian akan elektronik rokok adalah masih kurang, ancaman serius terhadap kesehatan.

Please follow and like us:

Menyukai situs ini? Silakan share :)