Cara Mengajari Anak Mengatur Uang Saku Sesuai Usia

Cara Mengajari Anak Mengatur Uang Saku atau uang jajan. Sebagai orangtua, diwajibkan untuk mengajarkan anak yang harus dan harus diketahui oleh anak-anak. Salah satunya adalah tentang pengelolaan uang.

Namun, anak-anak yang sedang duduk di sekolah dasar atau sekolah menengah tidak untuk diajarkan mengatur uang saku untuk digunakan untuk jajan.uang saku anak

Anak-anak harus menunggu sampai SMA belajar ekonomi subyek yang benar-benar belajar keuangan? Tapi itu juga tergantung pada anak, anak Anda tidak dapat belajar sesuatu tentang pengaturan uang saku sampai ia di perguruan tinggi.

Cara Mengajari Anak Mengatur Uang Saku

Oleh karena itu, bahwa orang tua diminta untuk mengajar anak-anak saku menerapkan uang atau mungkin mengajarkan anak Anda untuk membuka tabungan anak di Bank. Ada beberapa tips yang dapat sangat ditiru untuk Anda orang tua, di antara mereka.

Cara Mengajari Anak Mengatur Uang Saku usia 3-5 tahun

Mengajarkan anak Anda tentang kepemilikan. Ini akan menumbuhkan perasaan memiliki sesuatu dari usaha mereka sendiri. Jika anak dapat memahami bagaimana mengatur uang. Ia harus mengerti bahwa tidak mungkin bahwa ia memiliki hal-hal ini. Ini dapat dilakukan dengan tidak menuruti apa yang diinginkan oleh anak.

Ketika Anda meminta sesuatu yang tidak penting ketika di mal pada mainan yang sudah punya, maka Anda harus menolak secara halus dan mengatakan telah cukup mainan untuk satu, karena masih ada banyak orang yang tidak punya uang untuk membeli mainan. Orang bisa mengatakan bahwa dia harus menunggu giliran untuk sesuatu. Metode ini juga mengajarkan anak Anda untuk bersabar.

BACA JUGA:  Cara Irit Mobil tanpa Oprek Mesin

Jangan menyerah jika anak Anda mulai mengeluh atau menangis. Hanya mengambil toko untuk menenangkannya. Jika Anda selalu menyerah, anak-anak akan belajar bahwa ia bisa mendapatkan keinginan hanya dengan menangis dan membuat anak Anda manja.

Cara Mengajari Anak Mengatur Uang Saku umur 6-11 tahun

Mengajarkan anak Anda untuk berusaha mendapatkan uang. Ini akan membuat anak Anda menghargai lebih banyak uang. Anda dapat memberikan anak “bonus” jika ia mendapat nilai baik disekolahnya. Memberikan ‘bonus’ anak sehingga ia merasa dihargai dan masukkan ‘bonus’ di celengannya. Jika anak ingin sesuatu mahal, Anda bisa mengatakan bahwa itu harus dapat menghemat uang ‘bonus’, ia mendapat dan menggunakannya untuk tujuan jajannya dari uangnya sendiri.

Mengajarkan anak Anda harus mampu mengambil keputusan. Jika anak ingin membeli sesuatu, hanya memberikan kita sebagai orangtua uang secukupnya sesuai harga barang yang diinginkan. Dan mengajarkannya untuk memilih satu barang yang diinginkan. ajarkan anak memahami mana barang yang dibutuhkan dan mana yang anya diinginkannya saja. Jika terdapat unsur-unsur yang mirip dengan miliknya, maka perlu untuk memiliki uang untuk membeli hal yang sama lagi.

BACA JUGA:  Cara Mudah Membuat Kunci Duplikat dalam 15 Menit

12-17 tahun

anak-anak memahami menabung diperlukan, kemudian bawa anak-anak Anda untuk membuka rekening bank/ tabungan. Tujuan ini anak Anda dapat menentukan sendiri. Mengajarkan orang untuk melaksanakan kebutuhan uang di sekolah atau di organisasi. Memantau keuangan anak Anda agar dia tidak boros.

Membatasi Bukan Pelit

Menerapkan tips di atas, anak Anda akan lebih dihargai uang dan mampu mengatur uang saku sendiri. Tentu saja sebagai orang tua, kita harus dan harus untuk mengontrol keuangan, tapi jangan lupa kita, orangtua perlu memberikan perhatian tidak pelit pelit terhadap anak. Terus memberikan batas dari apa yang anak Anda inginkan.

Garis bawah adalah orang tua harus mengajar tujuan menabung, terapkanlah strategi ‘bonus’ untuk anak sehingga ia merasa uang berharga dan tidak bisa dibuang-buang.

Please follow and like us:

Menyukai situs ini? Silakan share :)