Bahaya Gugurkan Anak Hamil di Luar Nikah

Kehamilan yang tidak diinginkan pada anak biasanya membuat orangtua merasa masalah kompleks ini. Tapi tidak ada yang terjadi karena perkosaan atau hubungan intim dengan pacarnya, diwajibkan untuk tidak menggugurkan kandungan.

Begitu disampaikan Psikolog Seksual, Zoya Amirin untuk Sekspedia-Liputan 6.com. Menurutnya, risiko keguguran akan menyebabkan banyak masalah baik dalam kesehatan fisik dan mental.

Bahaya Gugurkan Anak

aborsi

“Hal ini tidak semudah seperti yang dikatakan. Ada banyak orang tua yang merasa ini, kompleks tetapi tidak sampai Anda membatalkan konten putri Anda karena rasa malu dari apa yang akan dikatakan tentang putri Anda. Lebih bijak, memikirkan nasib putri Anda, “kata Zoya.

Zoya berkata, bahkan jika anak Anda telah membatalkan anak, maka akan ada banyak risiko bersembunyi. “Kanker tidak hanya serviks, ada kemungkinan urat yang salah ke dukun beranak, obat dan seterusnya kadang-kadang dapat memperburuk kondisi anak di masa depan. Apalagi ketika dia sudah siap untuk menikah atau punya anak. Bisa jadi bahwa ia dapat tidak melahirkan lagi karena kandungan yang telah rusak. ”

BACA JUGA:  Kenali Tanda-Tanda Serangan Jantung Sebulan Sebelumnya

“Jika putrinya tidak siap, Anda dapat membiarkan anak-anak tetap sekolah dan kemudian memberitahu adopsi. Ada banyak panti relatif menerima anak-anak dalam kondisi hamil, bersalin dan bahkan membantu menemukan orang tua tepat setelah melahirkan, “katanya.

Selain itu, jika Anda ingin untuk merawat anak, selalu ada risiko karena masalah akan lebih kompleks. Tapi Zoya menekankan, jika itu bisa apa saja Anda pilih, berpikir tentang dan menentukan kesiapan mental.

“Anda bisa datang ke pusat krisis RSCM (ACC) untuk meminta bantuan. Bagi mereka yang di luar Jakarta, ada biasanya banyak tempat disiapkan pemerintah yang dapat membantu tenaga di usia muda dan risiko pascalahir, “katanya.

BACA JUGA:  Menghilangkan Keriput dan Jerawat Wajah Secara Alami dengan daun Jambu Biji

Satu hal lagi yang disampaikan Zoya, Jangan memaksakan anak-anak untuk menikah dengan orang yang menghamili dia. “belum tentu pacarnya bisa menjadi bertanggung jawab atau bahkan jika pemerkosaan yang terjadi di luar keinginan. Jangan salahkan anak Anda. Tapi berkomunikasi dengan baik dengan putri Anda karena selalu ada solusi. Setidaknya tidak aborsi demi kesehatan dan psikologis. “

Please follow and like us:

Menyukai situs ini? Silakan share :)